Pages

Showing posts with label Motivasi/Santapan Rohani. Show all posts
Showing posts with label Motivasi/Santapan Rohani. Show all posts
Assalamualaikum.....


Cerita ini di kongsi di group WA, amat bagus untuk kita semua digest bersama


Sebelum sang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia memberi pesan kepada kedua anaknya :
“Anakku, dua pesan penting yang ingin ayah sampaikan kepadamu untuk keberhasilan hidupmu”
“Pertama : Jangan sesekali menagih hutang daripada sesiapa pun”
“Kedua : Jangan sesekali tubuhmu terkena terik matahari secara langsung”

5 TAHUN BERLALU:

Sang ibu menjenguk anak sulungnya dengan kedudukan perniagaannya yg sgt mendukacitakan.
Si ibu pun bertanya “Wahai anak sulungku kenapa kedudukan perniagaanmu demikian?”.
Si sulung menjawab : “Saya mengikuti pesan ayah bu…
Saya dilarang menagih hutang daripada siapapun sehingga banyak hutang yang tidak dibayar dan lama² habislah modal saya..
Pesan yang kedua ayah melarang saya terkena sinar matahari secara langsung dan saya hanya hanya ada sebuah motorsikal, itulah sebabnya pergi dan pulang kerja saya selalu naik teksi”.

Kemudian sang ibu pergi ke tempat si bungsu yang keadaannya berbeda jauh. Si bungsu sukses menjalankan perniagaannya.
Sang ibu pun bertanya “Wahai anak bungsuku, hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”
Si bungsu menjawab : “Ini karena saya mengikuti pesan ayah bu..
Pesan yang pertama saya dilarang menagih hutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak pernah memberikan hutang kepada siapapun sehingga modal saya tetap kukuh”.
“Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, maka dengan motorsikal yang saya ada saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu kedai saya buka lebih awal dan tutup lebih lewat”.

Perhatikan…
Si Sulung dan Si Bungsu menerima pesan yang SAMA, namun masing² memiliki penafsiran dan sudut pandang atau MINDSET berbeda.
Mereka MELAKUKAN cara yang berbeda sehingga mendapatkan HASIL yang berbeda pula.

MAKA…
Hati² lah dengan MINDSET kita..

Assalamualaikum.....




Picture credit to cnjtc.com

1.     Kalau diisi air mineral, harganya RM1
2.     Kalau diisi jus, harganya RM8
3.     Kalau diisi Madu Yaman akan berharga RM200
4.     Kalau diisi minyak wangi, akan berharga RM1000
5.     Kalau diisi air longkang, ianya akan dibuang dalam tong sampah kerana langsung tiada harga dan tiada siapa yang suka

Botol yang sama tetapi harganya berbeza sebab isi dalamnya berharga.. manusia semua sama, yang membezakannya adalah IMAN & AMAL dalam dirinya yang akan menyebabkan dia berharga di sisi ALLAH atau dia di pandang hina oleh ALLAH lalu dibuang ke dalam neraka....Nauzubillah

Renungan untuk hari ini dan selamanya...
Assalamualaikum.....


Al kisah; Ada seorang pemuda yang sangat pemarah. Dia tidak dapat mengawal kemarahannya walaupun ianya hanya satu masalah kecil sahaja.Pemuda ini terlalu mengikut nafsu amarahnya terutamanya ketika bersama sahabat² nya. Dia langsung tidak memikir untuk menjaga perasaan sahabat² nya.

Pada suatu hari, bapanya telah menghadiahkannya dengan seguni paku. “Untuk apakah paku² ini ayah?” tanya pemuda tersebut.

“Setiap kali kamu marah, kamu pakulah tembok batu di hadapan rumah kita ini, bagi melepaskan kemarahan mu” jawab ayahnya. Pada hari yang pertama sahaja, pemuda itu telah memaku sebanyak 37 batang paku pada tembok batu tersebut.

Selepas beberapa minggu, setelah dia dapat meredakan kemarahannya, jumlah paku yang digunakan juga berkurangan. Dia mendapati, adalah lebih mudah mengawal kemarahannya dari memukul paku menembusi tembok batu tersebut.

Akhirnya tibalah pada suatu hari, di mana pemuda tersebut tidak marah, walau sekali pun. Dia pun memberitahu ayahnya mengenai perkara tersebut dengan gembira. Bapanya mengucapkan tahniah dan menyuruh dia mencabut kembali paku itu satu persatu, pada setiap hari yang ia lalui tanpa kemarahan.
Hari berganti hari, dan akhirnya dia berjaya mencabut kesemua paku² tersebut. Pemuda tersebut lantas memberitahu perkara tersebut kepada bapanya dengan bangganya.

Bapanya lantas memimpin tangannya ke tembok tersebut dan berkata “Kau telah melakukannya dengan baik, anakku, tetapi lihatlah kesan lubang² di tembok batu tersebut, tembok itu tidak akan kelihatan sama lagi seperti sebelumnya.

Bila kau menyatakan sesuatu atau melakukan sesuatu terhadap seseorang ketika marah, ianya akan meninggalkan kesan parut dan luka, sama seperti ini.

Kadang kala anakku, kau merasakan sikapmu itu wajar dengan kemarahan yang sedang kau tanggung terhadap insan di sekelilingmu, tetapi tanpa kau sedar kau telah meninggalkan luka yang sangat dalam di hati mereka yang mungkin terlalu menyayangimu...


For those yang aku pernah tinggalkan KESAN BERLUBANG DI DINDING HATI korang, maafkan aku! Sesungguhnya aku bukanlah manusia yang baik & sempurna namun aku berusaha untuk menjadi sebaik mungkin.